Kamis, 07 Juni 2012

Penerapan Metode Eksperimen dalam Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains pada Pokok Bahasan Gerak Lurus Siswa Kelas X Semester I Tahun Ajaran 2011/2012 MAN Model Palangka Raya


ABSTRAKSI
ilustrasi


       Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengkaji masalah-masalah sebagai berikut: Bagaimana aktifitas guru dan siswa dalam pembelajaran fisika pokok bahasan gerak lurus dengan menerapkan metode eksperimen?Bagaimana keterampilan proses sains siswa menggunakan metode eksperimen?Bagaimana hasil belajar siswa pada pokok bahasan gerak lurus setelah diterapkan metode eksperimen?Bagaimana respon siswa terhadap penerapan metode eksperimen pada pokok bahasan gerak lurus.


       Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dalam pengumpulan datanya. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif siswa, dengan instrumen tes berjumlah 50 butir soal pilihan ganda dengan 5 option yang diujicobakan pada kelas X-2. Dari hasil ujicoba didapat 30 soal yang valid dan 20 soal yang tidak valid, dengan tingkat realibilitas soal 0,788. Serta instrument angket respon siswa terhadap pembelajaran dengan menggunakan metode eksperimen.

        Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X semester I MAN Model Palangka Raya Tahun Ajaran 2011/2012 dan sebagai sampel penelitian yaitu kelas X-4 dengan jumlah siswa 38 orang. Pada sampel diajarkan materi gerak lurus dengan menerapkan metode eksperimen. Pada tes akhir diberikan soal yang bertujuan untuk mengetahui tingkat ketuntasan hasil belajar siswa aspek kognitif.

        Hasil analisis data menunjukkan bahwa, Aktivitas Guru yang paling dominan dalam penerapan metode eksperimen adalah membimbing siswa dalam melakukan kegiatan eksperimen yaitu sebesar 87,5 % dan Aktivitas siswa yang paling dominan dalam penerapan metode eksperimen adalah melakukan kegiatan eksperimenyaitu sebesar 79,5,keterampilan proses sains siswa menunjukan hasil yang sangat baik dengan nilai rata-rata 25,13.hasil belajar siswa berdasarkan analisis tes hasil belajar kognitif siswa sebanyak 25 siswa yang tuntas (65,79%) dan 13 siswa yang tidak tuntas (34,21 Respon siswa terhadap pembelajaran fisika dengan menggunakan metode eksperimen menyatakan senang (97,36%), siswa menyatakan menarik dengan materi pembelajaran (89,47%), siswa mudah memahami LKPD (55,26 %) dan siswa merasa baru dengan metode eksperimen (52,63%).

Selengkapnya baca di sini>>>>

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More